24 July 2016

Sejarah Desa Dungkek



Asal Usul Desa
        Desa Dungkek berawal dari sebuah cerita dimana pada jaman dahulu ada tukang batu (maddhung) yg pekerjaannya adalah orang cina keturunan (singkek) sehingga masyarakat saat itu menyimpulkan karena orang yang macul saat itu adalah orang-orang cina maka disebutlah wilayah ini dengan nama Dungkek (se maddhung bato oreng singkek) pertama – tama orang singkek tersebut bekerja dibagian utara (daja) maka sampai saat ini jadi nama Dungkek daja karena tidak ada batu lagi dibagian utara maka mereka pindah kebagian selatan sehingga tempat itu bernama dusun Dungkek Laok, bekas pengambilan batu tersebut  menjadi daerah  penuh jurang sehingga menjadi dusun panjurangan ,sedangkan nama so’ongan berasal dari daerah pessir yg menjadi tempat pemujaan (parnyo’onan)
      Disamping itu sampai sekarang ini masih terdapat banyak di jumpai  orang singkek atau orang cina,berikut  pemakaman orang – orang terdahulu  sebagai bukti awal orang singkek di desa ini.
Demikian cerita ini yang dapat kami paparkan tentang desa Dungkek.

Sejarah Pemerintahan Desa
Desa Dungkek Memiliki 5 Dusun :
1.      Dusun Dungkek Daja Timur
2.      Dusun Dungkek Daja Barat
3.      Dusun Dungkek Laok
4.      Dusun Panjurangan
5.      Dusun So`ongan
Sejak zaman penjajahan belanda, Dungkek sudah dipimpin oleh kepala Desa diantaranya :
1.      Limbang
2.      Bahurekso atau dikenal dengan Rama Lok
3.      Moh.Amir ( 1985-1992 ) meninggal sebelum masa jabatannya berakhir
  1.   H.Mashuri ( 1992-2002 ) terpilih dalam dua periode, dan beliau mertua kepala desa sebelumnya.
5.      Tantawi H.Farid Memimpin selama dua periode mulai tahun 2003 sampai 2014
6.   Jumahri memimpin dari tahun 2015 sampai sekarang
Struktur organisasi desa saat Bahurekso, Kepala Desa dibantu oleh :
1.      Juru Tulis
2.      Apel
Pada masa pemerintahan Moh. Amir, Kepala Desa dibantu Oleh :
1.      Carik (Sekdes)
2.      5 Kadus
3.      3 Kaur
4.      3 Kasi
     Perlengkapan lainnya pada tahun 1985 adalah Hansip, dan sekarang menjadi Linmas kemudian kemudian pada pemerintahan H. Mashuri kepala desa mempunyai mitra kerja yaitu BPD (badan perwakilan desa) sebanyak 15 orang, dan pada pemerintahan TANTAWI H.FARID dikurangi menjadi 9 orang dengan 1 sekretaris BPD dan 1 stafnya  ditahun 2010.

Sejarah Pembangunan Desa
        Sejak masa pemerintahan Bapak Jumahri mulai banyak program pembangunan infrastruktur mulai masuk ke Desa Dungkek  diantaranya Pengaspalan Jalan, Jalan Telford, Pembangunan Jembatan, Pembangunan, Pembangunan Rabat beton, Pembangunan  Paning stone, Tangkis Laut, Pembangunan saluran Drainase Bantuan Modal Usaha Kelompok Wanita Tani, Penanaman, Bantuan Peralatan Usaha – usaha lain di  kelompok Wanita Tani.

    Choose :
  • OR
  • To comment
1 comment:
Write comments